Berandai Seperti Turki

Di hari minggu, Ucok yang lagi suntuk kedatangan tamu yang tidak sengaja mampir ke rumahnya, yaitu Bengal. Percakapan ngalor-ngidul dilakukan keduanya, sampailah pada percakapan tentang bagaimana ekonomi Indonesia jika seperti Turki. Ucok pun memulai percakapan itu. Ucok   : Ngal kemarin-kemarin gua lihat Turki negaranya krisis ya? Katanya efek perang dagang, bener gak tuh? Bengal : […]

Continue Reading

Untuk Apa Kita Merdeka?

Hari ini bangsa Indonesia memperingati ulang tahun kemerdekaannya yang ke 73. Beragam cara dilakukan rakyat Indonesia untuk memperingati hari yang disakralkan tersebut. Ada yang memperingatinya dengan upacara bendera di berbagai tempat, sebagian lagi ikut melaksanakan malam tirakatan, lalu ada pula yang mengadakan berbagai jenis lomba dan sebagainya. Dibalik gegap gempita perayaan tersebut ada hal penting yang […]

Continue Reading

Harian Rakyat Versus Abadi: Perang Politik dalam Media Cetak

Judul Buku Politik Surat Kabar: Berebut Wacana Antara Harian Rakjat Dengan Abadi 1952-1955 Pengarang Muhammad Zulfikar Penerbit Respublica Institute Tahun Terbit 2018 Ketebalan 96 hlm ISBN 978-602-8331-227 Fungsi pers sebagai corong politik suatu organisasi atau partai bukanlah hal yang baru dalam kancah perpolitikan di Indonesia. Pada masa demokrasi liberal-saat perbedaan ideologi dan kompetisi politik terbuka […]

Continue Reading

Semangat Revolusi Mental: Harapan Menuju Indonesia yang Terdidik dan Tercerahkan

Masalah serius yang dihadapi Bangsa Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan, adalah masalah pembangunan dan pembinaan bangsa (nation and character building). Sebagai masyarakat majemuk, Bangsa Indonesia harus menghadapi realita sosial menyangkut keberagaman suku bangsa, ras, bahasa, agama, adat-istiadat, lapisan sosial, kesenjangan ekonomi dan masalah-masalah sosial lain yang sangat kompleks. Dalam upaya membentuk dan menjaga keberagaman dan keserasian, […]

Continue Reading

Demokrasi Kita

Tahun 1960 Mohammad Hatta menulis sebuah artikel berjudul Demokrasi Kita. Tulisan tersebut berisi keprihatinan Hatta terhadap pelaksanaan demokrasi Indonesia pada masa itu. Bagi Hatta, pelaksanaan demokrasi Indonesia telah melenceng dari cita-cita luhur bangsa ini. Hatta mengkritik era demokrasi Parlementer (1950-1959) sebagai suatu era dimana para pejabat pemerintahan banyak menyalahgunakan kekuasaanya untuk kepentingan golongan sehingga melupakan […]

Continue Reading