Pribumi Terpelajar dan Nilai-nilai Modernitas dalam Pergerakan Nasional Indonesia

Kaum intelektual memiliki peran penting dalam sejarah panjang umat manusia. Pada era Yunani Kuno kaum intelektual seperti Socrates, Plato, dan Aristoteles memberi pengaruh besar dalam bidang pemikiran. Pengaruh mereka tidak hanya terbatas bagi masyarakat Yunani namun juga bagi umat manusia pada umumnya. Kaum intelektual pula yang mendorong semangat Renaissance di Eropa sebagai respon terhadap dominasi […]

Continue Reading

Sarekat Islam Madura

       Sarekat Islam (SI), menurut Sartono Kartodirdjo dalam buku Pengantar Sejarah Indonesia Baru jili II: Sejarah Pergerakan Nasional dari Kolonialisme Sampai Nasionalisme merupakan organisasi pertama dalam sejarah Indonesia (saat itu masih Hindia Belanda) yang mampu memobilisasi massa secara besar-besaran baik di kota maupun desa. Mobilisasi tersebut menimbulkan pergolakan yang mengganggu stabilitas kekuasaan pemerintah kolonial di […]

Continue Reading

Abdul Rivai: Wartawan dan Doktor Bumiputra Pertama

Namanya mungkin belum setenar R.M. Tirto Adhisoerjo apalagi dr. Wahidin Soedirohoesodo. Meskipun demikian usahanya untuk mewujudkan kemajuan bagi bangsa bumiputra tidak dapat dianggap remeh. Abdul Rivai nama tokoh tersebut. Ia merupakan redaktur surat kabar Bintang Hindia yang sangat berpengaruh selama pertengahan dekade pertama abad XX. Hebatnya lagi ia menjadi orang bumiputra pertama yang mendapatkan gelar […]

Continue Reading

Novel Pergerakan: Hikayat Kadiroen dan Student Hidjo

Pada zaman pergerakan, beberapa tokoh memiliki kegiatan lain selain membangun pergerakan massa. Mas Marco Kartodikromo misalnya, menulis Student Hidjo yang mulai ditulis tahun 1918 dan dimuat dalam surat kabar Sinar Hindia. Tokoh pergerakan lain seperti Semaoen juga menuliskan novel Hikayat Kadiroen. Tulisan tersebut dibuat tahun 1919 ketika ia di penjara karena kasus presdelict (tulisan yang […]

Continue Reading

Perempuan Harus Berani Melawan Ketidakadilan dan Harus Dapat Bersolidaritas

Perempuan selalu menjadi kaum terpinggirkan dalam masyarakat Indonesia. Stigma bahwa kehadiran perempuan hanya sebagai konco wingking bagi laki-laki nampaknya masih tertanam kuat dalam pikiran masyarakat Indonesia. Bagaimana stigma tersebut dapat muncul? Dan bagaimana pula peran perempuan dituliskan dalam narasi sejarah Indonesia? Miftahul Habib Fachrurozi dari buletin Senandika mewawancarai Arie. S Pamungkas atau yang akrab disapa […]

Continue Reading

Memikir Ulang Pergerakan

“Pergerakan tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Seseorang atau kelompok yang ingin mewujudkan cita-citanya melalui sebuah gerakan harus memiliki landasan serta pedoman yang kuat. . .” Pergerakan merupakan kata yang sering muncul dalam ruang publik kita. Kata pergerakan seringkali dimunculkan dalam wacana sosial-politik bangsa ini. Tetapi apa yang sebenarnya dimaksud dengan pergerakan? Apakah ia merupakan suatu […]

Continue Reading