MENGENAL OMAH LAWA, MENGENAL SIE DHIAN HO

Ketika melintas di Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di sepanjang Purwosari aroma kotoran kelelewar tak lagi terendus. Rupanya ‘markas batman’ atau yang sering disebut masyarakat Solo, Omah Lawa, sedang direnovasi. Rumah kuno tersebut dibenahi mulai dari atap hingga beberapa perubahan fisik. Rencananya, bangunan tersebut bakal difungsikan lagi sebagai showroom produk Batik Keris dan pusat kuliner. Dikabarkan, […]

Continue Reading

Melacak Kejayaan De Tjolomadoe Lewat Mesin

“Pabrik iki openana, sanajan ora nyugihi, nanging nguripi, kinaryo papan pangupa jiwane kawula dasih”. Artinya, pabrik ini peliharalah. Meskipun tidak mendatangkan kekayaan, tetapi menghidupi dan memberi perlindungan untuk jiwa para rakyat kecil. Kalimat bijak dari Sang Raja, Mangkunegara IV, mengingatkan kita semua untuk tetap memelihara pabrik gula peninggalan Mangkunegaran walau bagaimanapun keadaannya. Pabrik yang dimaksud […]

Continue Reading

PONTIANAK BUKAN KUNTILANAK

Alkisah berdirilah sebuah kota di tepian sungai yang posisinya tepat di pertemuan antara Sungai Kapuas dan Sungai Landak. Kota itu didirikan oleh Syarif Abdurrahman Al-Qadrie. Uniknya, selama perjalanan menyusuri Sungai Kapuas untuk membuka perkampungan baru, Ia diganggu oleh hantu kuntilanak. Untuk mengusir hantu kuntilanak yang menganggu itu, ia terpaksa melepaskan tembakan meriam di geladak kapalnya. […]

Continue Reading

KETIKA KELUAR FATWA LARANGAN MENYERUPAI ORANG BELANDA

Bagi sebagian orang memelihara jenggot merupakan bagian dari menjalankan ajaran agama atau sunnah. Hal ini dapat dimaklumi jika dalam membaca hadis di atas tidak berdasarkan pada kajian konteks sosio-historisnya atau asbab al-wurud. Karena itu jika memperhatikan konteksnya maka akan ditemukan pengetahuan bahwa perintah memanjangkan jenggot yang disampaikan Rasulullah bagian dari bentuk perlawanan terhadap orang-orang musyrik […]

Continue Reading

Kepergian Udin adalah Duka Masyarakat

“Ya gimana lagi, kenyataannya begitu. Yang saya tulis adalah kenyataan. Kalau memang saya harus mati, akan saya terima.” Itu jawaban Fuad Muhammad Syarifudin ketika diminta Marsiyem, istrinya, untuk tidak terlalu berani dalam menulis berita. Udin, nama sapaannya, tetap berkeyakinan kalau kenyataan yang terjadi di Bantul, tempat dia bertugas mencari berita, harus ditulis apa adanya. Setiap […]

Continue Reading

ASAL-USUL ISTILAH SERAMBI MEKKAH

Musim ibadah haji 2018 seperti biasanya ditandai dengan dipenuhinya embarkasi haji di berbagai bandara oleh para tamu Allah SWT yang mengantri untuk diterbangkan dalam suatu kelompok terbang (kloter). Jemaah haji Indonesia saat ini boleh berbangga dan merasa praktis soal kefisienan melakukan perjalanan ke Mekkah ataupun Madinah hanya dalam hitungan jam dengan pesawat terbang. Puluhan tahun […]

Continue Reading

TVRI: WARISAN ASIAN GAMES 1962

Indonesia kembali menjadi tuan rumah perhelatan olahraga se-Asia atau Asian Games yang akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang tahun ini. Ini adalah kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah, setelah sebelumnya menjadi tuan rumah pada tahun 1962 di Jakarta. Ketika ditunjuk pertama kali menjadi tuan rumah, Sukarno langsung membenahi wajah Jakarta sebagai kota tuan rumah. Tujuannya […]

Continue Reading

MENGAPA TIDAK MULAI MEMBICARAKAN SASTRA ANAK?

Gadis penjual korek api kelaparan dan kedinginan, bajunya tampak kekecilan sedangkan sepatunya terlalu besar. Di tengah keputusasaan, Elmaut datang menjemput, tetapi dia memberi kompensasi untuk segala hal tidak membahagiakan dalam hidup sang gadis. Pada tiap batang korek yang dinyalakan, si gadis kecil melihat ilusi tentang harapannya dalam hidup; tempat yang hangat, makanan yang cukup, pohon […]

Continue Reading

CANTIK ITU RASIS!

Beberapa waktu yang lalu, saya membaca esai Ariel Heryanto yang ditulis pada Koran Kompas 14 September 1997. Esai ringan tersebut membahas kematian Putri Diana, bagaimana media menempatkan dan membingkai Putri Diana dalam pemberitaannya semasa mendiang hidup. Pertanyaan yang Ariel ajukan adalah, apakah besarnya animo masyarakat terhadap pemberitaan atas Putri Diana lebih disebabkan karena sang putri […]

Continue Reading

ORANG EROPA DI BAWAH TIRANI FASIS

Ketika Jepang mulai memasuki Indonesia 8 Maret tahun 1942, sebenarnya pihak Belanda sudah bersiap untuk berperang melawan guna mempertahankan kekuasaan sampai titik darah penghabisan. Namun, kebulatan tekad dari Belanda itu sirna ketika melihat keganasan militer Jepang saat menyerang mereka secara terus menerus. Ya, Belanda kalah dan takluk ke Jepang. Ada yang tertawan, ada juga yang […]

Continue Reading